Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Halo readers! Hari ini saya akan mengangkat tema “Bali Sebagai Destinasi Pariwisata yang Siap Bersaing pada Era Globalisasi”

Seperti yang sudah kita banyak ketahui, Bali merupakan suatu destinasi wisata yang banyak diketahui orang masyarakat asing lain yang ingin mengisi liburan mereka ke Bali. Bahkan Bali ada suatu hal yang wajib masuk dalam list para wisatawan mancanegara yang ingin berlibur
Masyarakat Bali tentu merasa Bangga, bisa tinggal di Bali yang Indah akan alamnya, orang orangnya ramah, dan sangat sesuai yang memiliki view yang luar biasa.
Pada era global saai ini tentu semua jadi mudah dan berusaha memiliki hal yang berbeda dengan kelompoknya. Kita bisa membantu Bali dalam menjalankan hal ini akan bali bisa menjadi lebih maju lagi di dunia pariwisata

Kita bisa melakukan promosi besar besaran melalui media internet, atau yotube atau yang lainnya.
Di dalamnya kita bisa cara mengkreasikan tas nya. Sesuai dengan kreasi identitas masing masing.
Saya yang kebetulan orang Bali pun merasa sangat bangga bisa tinggal dan menikmati kehidupan di bali
Tempat tempat wisata atau hotel harus ditingkatkan dikarenakan itu hal penting yang dapat mempengaruhi dalam pariwisata Bali.
Adapun suatu hal yang harus diciptakan tersendiri, yang memiliki keunikan dan ciri khas , tetap perlu dilestarikan.
Bali tidak hanya alamnya yang menyukainya, tetapi masih banyak hal lagi yang bisa membuat siapapun akan berkata mengagumkan apabila ketika sudah mengetahuinya.
Itu ialah budaya. Bali sangat kental dengan budaya nya yg masih melekat di dalam masyarakat.

Contohnya seperti dalam budaya terdapat Tari Tarian, Alat Musik Tradisional dan kesenian lainnya.
Adapun culture yang terbawa dari lingkungan orang Bali dibandingkan dengan apa hal yang masuk didunia modern.
Orang Bali sampai saat ini masih dibilang oleh wisatawan termasuk orang – orang paling sopan dan ramah

Dalam era globalisasi saat ini sektor pariwisata menjadi salah satu industri terbesar dan terkuat di dunia, karena sektor pariwisata merupakan penyumbang yang cukup besar terhadap pemasukan pendapatan terutama dalam hal perekonomian masyarakat dan negara. Kegiatan pariwisata sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat yang ada di kota sampai pada masyarakat yang ada di desa. Secara luas pariwisata dipandang sebagai kegiatan yang mempunyai multidimensi dari rangkaian suatu proses pembangunan. Pembangunan sektor pariwisata menyangkut aspek sosial budaya, ekonomi, dan politik

Di era globalisasi sekarang ini, Pariwisata sudah diakui sebagai salah satu industri yang sedang berkembang, dilihat dari berbagai indikator perkembangan dunia dan penyerapan tenaga kerja. Berdasarkan perkembangannya, di tahun-tahun mendatang peranan pariwisata di perdiksi akan semakin meningkat. Oleh karena itu, banyak yang harus dilakukan untuk mengembangkan potensi-potensi wisata khususnya di Indonesia. Hal ini juga di karenakan sektor pariwisata sangatlah penting mengingat sektor ini ikut mendorong pengembangan serta mendatangkan devisa yang cukup besar, bagi negara yang di kunjungi wisatawan. Bali sebagai destinasi yang kaya potensi wisata mempunyai perhatian khusus terhadap perkembangan dan pengembangan industri pariwisata, di harapkan dapat memacu pertumbuhan perekonomian Indonesia.
Selain bermanfaat untuk meningkatkan lapangan kerja, perkembangan pariwisata juga bertujuan untuk memperkenalkan budaya dan keindahan alam indonesia. Banyak faktor yang mendorong seseorang untuk melakukan perjalanan wisata, diantaranya karena ingin melihat tempat – tempat baru yang belum pernah di kunjungi dan ingin belajar kebudayaan dari daerah yang dikunjungi, menghindari udara atau musim yang tidak mengenakkan, keinginan untuk melakukan sesuatu yang tidak bisa dilakukan di rumah, untuk sekedar rekreasi atau rilaks, menikmati keindahan alam dan lainnya.
Dalam hal ini faktor alam juga sangat berpengaruh seperti iklim, pemandangan alam, flora dan fauna, sumber air mineral, dan lain – lain. Selain itu, ada pula faktor yang merupakan hasil ciptaan manusia seperti kebudayaan, tradisi dan adat istiadat dari penduduk setempat, benda – benda bersejarah, tarian dan upacara tradisional masyarakat setempat.
Jadi menurut saya, Bali sudah pantas dan layak untuk bersaing di era global pada saat ini.
Sekian dan terima kasih
Berbicara mengenai bisnis memang tidak ada habisnya, begitupun dengan bisnis kuliner. Berbeda dengan bisnis lainnya yang bisa diperjual belikan secara online, bisnis kuliner menghasruskan pemiliknya untuk membuka restoran secara langsung. Pada bisnis ini, media sosial hanya bisa digunakan untuk mempromosikan aneka menu yang disediakan saja, bukan untuk jual beli. Jika ingin memesan lalu diantar, biasanya sistem ini hanya berlaku disatu wilayah kota saja. Sama seperti bisnis lainnya, persaingan bisnis kuliner di Indonesia juga sangat pesat dan tersebar di berbagai daerah.

Semuanya memberikan inovasi dan kreativitasnya masing-masing. Tidak hanya soal rasa saja, namun keunikan tepat, penyajian, serta harga yang ditawarkan juga menjadi pertimbangan penting bagi para konsumen. Maka dari itu, selain mempromosikan secara online, anda juga harus memiliki strategi bisnis restoran yang bagus, supaya bisnis anda tidak kalah dengan restoran lainnya. Berikut ini ada beberapa strateri kusus yang harus anda perhatikan sebelum membuka bisnis restoran.
1. Pemasaran Kreatif Melalui Media Social Atau Website
Seperti yang telah dijelaskan diatas, bahwa dalam menjalankan bisnis online, media social hanya digunakan sebagai alat promosi saja. Manfaatkan media social maupun website secara baik, dengan menawarkan berbagai promo dan juga aneka menu berbeda setiap harinya. Dengan begitu, para pelanggan akan tertarik dan penasaran untuk berkunjung ke restoran anda.
2. Tidak Berdasarkan Asumsi
Tidak dipungkiri jika tren makanan yang sedang muncul bisa jadi lahan bisnis yang menggiurkan, namun tentunya anda harus siap dengan berbagai persaingan dengan penjual lainnya. apalagi selera makan seseorang dan tren bisa berubah sewaktu-waktu. Apa yang disukai orang saat ini belum tentu disukai pada saat menjatang. Oleh karena itu, anda harus bisa melakukan inovasi lainnya.
3. Ciptakan Menu Yang Berbeda
Selain tren, orang akan senang jika mencicipi makanan yang beda dari yang lainnya, atau menu yang anda sajikan tidak ada direstoran lain. Strategi ini sangat ampuh anda coba, sebab anda tidak memiliki pesaing lainnya. Meskipun demikian, pastinya selera orang juga berbeda-beda, sehingga anda harus bisa menyajikan berbagai jenis menu pilihan yang berbeda pula.
4. Lokasi Yang Mudah Dijangkau
Lokasi yang mudah dijangkau terkadang juga akan mendatangkan pelanggan yang banyak. misalnya dekat dengan kampus, sekolahan, gedung perkantoran, atau yang lainnya. maka dari itu, sebelum membuka bisnis ini, tentukan lokasi yang benar-benar strategis dan dapat dijangkau oleh semua orang.
5. Interior Yang Menarik Dan Berubah Sewaktu-Waktu
Interior juga menjadi hal menarik yang menjadi pemikat para pelanggan. Banyak kita lihat, jika selain makan seseorang akan senang berselfi atau foto di restoran tertentu. Menyediakan beberapa spot foto yang menarik bisa jadi pilihan yang tepat. Anda juga bisa mengubah interior beberapa bulan sekali, karena dengan begitu pelanggan akan berada di resto yang berbeda, sehingga konsumen akan tertarik untuk kembali datang ke resto anda.
6. Jasa Delivery Order
Sebagai produsen, anda juga harus jeli mempertimbangkan beberapa hal lainnya. Terkadang ada beberapa orang yang ingin makan di restoran anda, namun tidak memiliki teman, sehingga keinginan tersebut hilang begitu saja. Anda bisa menghindari permasalahan tersebut dengan menawarkan jasa “Delivery Order”. Tentunya jasa ini hanya berlaku dalam kota saja.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1293148/original/019996500_1468999498-11onlinereservationpark.jpg)
7. Kualitas Makanan
Dari sekian banyak strategi yang anda, cita rasa dan kualitas makanan juga tidak boleh anda lewatkan. Meskipun, tidak dipungkiri jika tujuan orang pergi ke restoran tidak hanya sekedar mengisi perut saja, akan tetapi jika menu yang anda sajikan tidak enak, maka pelanggan pun enggan untuk kembali lagi.
8. Harga
Bagi seorang pelajar atau mahasiswa, harga sebuah makanan sangat penting bagi mereka. Keterbatasan uang saku yang mereka miliki membuat mereka lebih memilih makanan yang murah dibanding yang mahal. Anda yang ingin membuka restoran juga harus memikirkan hal ini. Apalagi jika resto yang anda bangun masih tergolong baru dan belum memiliki ciri khas sendiri, jangan sekali-kali memberi harga yang tinggi. Berikan menu yang bervariasi dan harga yang bervariasi tentunya sesuai kualitas, sehingga menu yang anda tawarkan dapat dijangkau oleh semua kalangan.

9. Memiliki Koki Yang Handal
Cita rasa dari sebuah makanan tergantung dari koki yang memasak. Maka dari itu koki adalah hal penting yang harus anda miliki ketika membangun bisnis restoran. Memiliki koki yang handal, akan mengasilkan makanan yang lezat, dan menarik pelanggan yang banyak. selain itu, jangan mengganti koki sembarangan, karena beda koki berbeda pula cita rasa yang dihasilkan. Pilihlah beberapa koki, dan tentukan tugas masing-masing mereka tentunya dengan kemampuan memasak yang mereka miliki.
Restoran adalah bisnis yang ga ada matinye. Hampir di setiap sudut-sudut gang kecil menyempil restoran “versi kecil” alias warung makan. Sementara di jalan-jalan protokol atau jalan besar, sering kita jumpai berbagai macam rumah makan dengan menu andalannya masing-masing. Ada yang khusus menjual sate, ada yang spesial bakso, ada yang hanya memasak bubur, ada yang berkonsep daerah (rumah makan Padang, coto Makssar), berkonsep tempat hiburan (kafe), dan sebagainya. Dan rata-rata restoran khas memiliki pengunjung loyal. Mereka tidak saja mencari menu yang lezat, namun juga kenyamanan dalam menikmati suasana.
Karena makanan adalah produk yang tidak pernah basi untuk dijadikan komoditas bisnis, tidak heran kalau banyak orang yang ingin terjun ke bisnis ini. Dengan bermodalkan kemampuan memasak dan meracik bumbu, mereka “nekat” membuka rumah makan dengan mengusung merek sendiri. Ada yang berhasil di tahun pertama, namun ada yang gagal hanya dalam waktu beberapa bulan. Ada yang stabil hingga lima tahun sejak beroperasi, namun bangkrut di tahun keenam. Ada yang mulus ketika masih hanya satu cabang, tapi ada juga yang merugi saat punya beberapa cabang. Padahal bisnis restoran sebagaimana bisnis lain pada umumnya tidak saja butuh keterampilan teknis, tapi juga kemampuan manajerial. Inilah yang belum dimiliki secara optimal oleh mereka yang masih newbie di bisnis ini. Ada yang menganggap kegagalannya disebabkan karena kurang modal, lalu mereka pun mengajukan pinjaman kepada kerabat dekat atau bank. Padahal pengertian pinjaman modal itu sendiri adalah investasi yang harus dikembalikan lengkap dengan keuntungannya, bukan sekedar pinjaman uang sukarela yang bisa dikembalikan kapan saja. Akibatnya, pengelola tidak mempertimbangkan berbagai faktor kecuali hanya beranggapan bahwa restorannya butuh suntikan modal.

Apa saja yang harus dipertimbangkan sebelum membuka restoran? Pertama, tentu saja menu yang akan menjadi andalan rumah makan Anda. Apakah Anda ingin mengangkat makanan khusus? Contohnya soto Betawi, lontong Medan, bebek bakar, ayam bakar, dan sebagainya. Pastikan kalau Anda memang memiliki kekhasan dalam hal bumbu dapurnya. Kalau pun tidak ada yang khas alias rasanya sama saja, bermainlah di syarat kedua, yaitu konsep. Apa konsep restoran Anda? Kafe? Lounge? Atmosfer daerah seperti restoran Sunda? Retro yang mengangkat desain era 70an? Apapun itu, pastikan konsepnya unik dan tidak ada di restoran lain di sekitar Anda. Tentunya harus dipertimbangkan juga faktor perilaku target pasar Anda. Kalau mereka adalah tipe konsumen yang hanya ingin makan lalu pergi lagi, tidak perlu repot-repot menciptakan konsep restoran sebagai tempat hang out. Biasanya konsep seperti ini cocok untuk di kawasan yang dekat dengan perkantoran.
Ketiga adalah juru masak. Sebenarnya Anda tidak perlu harus jago masak untuk membuat restoran. Banyak koki-koki profesional yang tidak terjun ke bisnis kuliner ini padahal mereka sangat piawai dalam membuat menu yang bisa bikin lidah bergoyang. Sementara itu, banyak juga yang tidak pintar masak, tidak punya pengalaman di industri kuliner namun membuka rumah makan sendiri. Rahasianya adalah mereka berhasil menemukan koki yang hebat yang mau bekerja untuk mereka. Konsep dibuat oleh pemiliknya, sistem kerja dirumuskan oleh pemiliknya juga, pengatuaran sumber daya manusia pun dikelola oleh pemiliknya. Sementara bagian lapangan atau teknis diserahkan kepada ahlinya.
Keempat, Anda harus menyiapkan penyuplai untuk bahan mentah masakan. Carilah produsen daging, ayam, telur dan sebagainya. Ambil contoh Kentucky Fried Chicken. Restoran ayam asal Amerika ini mengambil ayamnya justru di pesantren-pesantren yang memang khusus memiliki unit usaha peternakan ayam sehingga meskipun setiap hari pembelinya banyak, tidak sampai membuat restoran yang didirikan oleh Kolonel Sanders ini kehabisan stok ayam mentah. Demikian juga dengan Anda. Carilah penyuplai yang bisa memasok kebutuhan Anda setiap hari tanpa putus. Bahkan untuk pemasok ikan lele saja sampai saat ini masih kekurangan untuk di daerah Jakarta. Minat masyarakat mengkonsumsi ikan “jorok” ini sangat tinggi, sementara ketersediaan terbatas.
Kelima, adalah pinjaman modal. Jangan sampai pengertian pinjaman sebagai modal bantuan yang harus dikembalikan salah persepsi. Anda harus mengolah modal tersebut dengan benar sehingga menghasilkan profit untuk investor juga.
I. LATAR BELAKANG
Perkembangan usaha di Indonesia kian semarak dan bermacam-macam. Dari yang konsepnya biasa saja hingga yang berani menggunakan konsep yang unik, kreatif bahkan ‘gila’. Banyak para pengusaha berlomba-lomba untuk membuka usaha yang berhubungan dengan kuliner (restoran, café, fastfood, dan lain-lain), pertokoan (toko baju, toko kelontong, dan lain-lain) sablon, bidang teknologi dan jasa (warung internet, counter, service center, jasa travel and tour, dan lain-lain). Dan tidak sedikit dari mereka yang sukses dan meraup untung karena ide-ide unik yang dijadikan konsep usaha serta ciri khas dari produk usaha mereka.
Dari sekian banyak lahan bisnis, bisnis kuliner lah yang paling banyak peminatnya karena “makanan” berkaitan dengan kebutuhan pokok manusia. Selain itu, usaha yang kami rencanakan ini adalah usaha bersama (join) yang terdiri dari beberapa orang dan bukan bisnis perorangan. Tujuan kami melakukan usaha bersama ini yaitu untuk menyatukan ide kami dan merealisasikannya, juga agar meringankan biaya modal awal. Karena modal awal akan dihimpun dari beberapa orang sehingga tidak akan terlalu membebankan.
Karena itulah kami berniat mendirikan sebuah usaha kuliner (semacam restoran) yang berasal dari penggabungan dua jenis usaha yang sama-sama membidik bidang kuliner atau makanan. Namun, usaha kami ini berkonsep tentangkostum (seperti kostum cosplay anime, kartun, tokoh-tokoh dari dunia dongeng, tokoh-tokoh perjuangan, tokoh-tokoh dalam film Harry Potter dan film-film lainnya, tokoh-tokoh pahlawan super seperti superman, batman, spiderman, the avengers dan masih banyak lagi) dan makanan. Kami akan menamakan tempat usaha kami ini dengan nama “COSTUME DISH MORO”. Yang berasal dari penggabungan dua ide awal dari masing-masing kami yang berniat membuka usaha makanan bernama “COSTUME DISH” dan “PODO MORO”. Dari penyatuan itu, kami sepakat untuk menonjolkan konsep yang unik dari “COSTUME DISH” dan mengaplikasikan ciri khas resep ayam “PODO MORO” yang akan kami tambahkan ke dalam daftar menu khas Indonesia. Mengenai penambahan nama ‘Moro’ sendiri didasarkan pada kesepakatan kami yang sama-sama berasal dari Jawa Tengah dan memiliki harapan agar restoran kami banyak digandrungi dan dikunjungi oleh pelanggan. Moro berasal dari bahasa Jawa yang berari “datang”, yang dalam penafsiran dan harapan kami bahwa penamaan tersebut dapat menarik minat banyak pelanggan.
Dan yang paling penting dari bisnis kuliner ini adalah kami ingin memperkenalkan sebuah konsep baru tentang makanan bagi para pecinta kuliner. Selain itu, kami juga akan selalu mengedepankan kualitas, rasa, nilai gizi, serta kepuasan pelanggan. Kami juga tidak hanya ingin melestarikan makanan Indonesia melalui menu yang tersedia tetapi juga memperkenalkan makanan-makanan dari belahan dunia lain agar menambah pengetahuan masyarakat Indonesia akan beragam jenis menu khas dari negara lain.
II. MANFAAT USAHA
Berikut ini manfaat dari ide usaha kuliner kami dari segi ekonomi dan sosial:
A. EKONOMIDilihat dari segi ekonomi, bisnis kuliner ini sangat menjanjikan dan dapat memudahkan para pecinta kuliner untuk menikmati makanannya dengan konsep yang unik. Serta dapat menikmati makanan-makanan dari beberapa negara terpilih. Jenis dan harga makanannya pun bervariasi dan disesuaikan dengan lidah orang Indonesia.
Dengan didirikannya restoran ini, juga dapat membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran di Indonesia. Dengan mempekerjakan ± 22 orang yang terdiri dari: 7 pelayan khusus pengantar makanan, 4 orang koki ahli dan 2 orang asisten koki (selengkapnya dapat dilihat dalam tabel perencanaan anggaran yang telah tercantum di bagian akhir).
B. SOSIALDari segi sosial, bisnis kuliner ini memiliki target pasar (sasaran pelanggan) tertentu yang tentunya tidak akan mengusik para pelanggan dari pihak kompetitor dari bidang bisnis yang sama yaitu di bidang kuliner.Bisnis kuliner yang satu ini juga dapat menambah wawasan para pelanggan mengenai beragam kuliner yang tersaji sesuai negara-negara asal dari kostum-kostum bertema around the world, classic, and futuristic yang tersedia di restoran dan juga mengenai kostum tradisional Indonesia yang memang dari negeri sendiri serta dari luar negeri.
III. RUMUSAH MASALAH
1. Apakah keunggulan dari “COSTUME DISH MORO”?2. Siapakah segmentasi pasar dari “COSTUME DISH MORO”?3. Bagaimana langkah-langkah promosi yang dilakukan untuk memperkenalkan serta menarik minat masyarakat agar tidak segan dan tidak bosan untuk datang ke “COSTUME DISH MORO”?
IV. PRODUK
COSTUME DISH MORO ini bukanlah sekedar tempat makan biasa. Tempat ini akan menjadi sangat menarik bagi para pecinta kuliner dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa. Rencananya, menu yang tersedia di sini tidak hanya menu makanan Indonesia tetapi juga menu makanan beberapa negara lain yang terpilih karena keunikan makanan dan kostum-kostumnya.
Beberapa contoh nama menu makanan yang akan disajikan oleh “COSTUME DISH MORO” di antaranya adalah:
a. Dry Ramen Kagebunshin no JutsuRamen tanpa kuah ini bernama salah satu jurus andalan Naruto yaitu jurus seribu bayangan yang bisa membantu Naruto untuk menggandakan dirinya. Dalam menu ini, ramennya dibungkus dengan lembaran telur dadar yang akan membuat ramen tersembunyi dan menyimpan banyak rahasia di dalamnya. Membuat pelanggan akan penasaran apakah isi di dalamnya selain ramen.
b. Rasengan RamenRasengan ramen merupakan menu ramen lainnya yang mengutamakan cara makannya agar terasa lebih enak di lidah. Caranya pengujung harus memutar-mutar mie ramennya menggunakan sumpit dengan kecepatan tinggi seperti yang dilakukan Naruto dalam jurus rasengannya.
c. Rembo Chicken RaceTerinspirasi dari seekor ayam bernama Rembo peliharaan Atuk Dalang dalam serial kartun Upin Ipin asal Malaysia, kami mencoba menyajikan kuliner olahan ayam khas Malaysia “Ayam Goreng Mentega” tetapi menggunakan ayam-ayam lokal yang masih segar. Yang kemudian akan diolah oleh koki ahli restoran kami dengan teknik-teknik khusus agar menimbulkan cita rasa yang sama seperti dari negara asalnya.
Penamaan menunya juga tidak sama persis seperti menu asalnya karena menu ini bisa jadi nantinya akan menjadi sesuatu yang biasa-biasa saja. Bertolak belakang dengan itu, kami ingin menyajikan sesuatu yang luar biasa dan menarik untuk para pelanggan yang lapar namun tidak meninggalkan ciri khas makanan dari negeri asalnya. Karena itulah, menu tersebut kami variasikan sedikit dari bentuk aslinya namun tetap mempertahankan cita rasa ala Malaysia-nya. Penambahan “Race” juga dimaksudkan karena pelanggan dipastikan akan berlomba-lomba untuk segera menghabiskan hidangan olaha ayam yang lezat ini. Ide olahan-olahan ayam ini awalnya berasal dari usulan sang pemilik ide “PODO MORO”.
Dalam jangka waktu tertentu (± seminggu hingga dua minggu sekali) pihak restoran akan mengganti tema kostum dan juga dekorasinya agar selalu sesuai dengan tema kostumnya. Misalnya, ketika pelanggan datang dan di luar restoran terdapat beberapa Naruto yang sedang menggunakan jurus seribu bayangan untuk menggandakan diri dan menyambut pelanggan, maka tema hari itu adalah kostum dari anime Naruto. Seluruh staff akan mengenakan kostum dengan karakter yang berbeda-beda dan akan bertingkah laku layaknya tokoh-tokoh yang kostumnya mereka kenakan. Restoran akan berusaha untuk terus mengembangkan kreatifitas, variasi, dan inovasi agar terus menarik pengunjung untuk datang dan tidak mudah bosan.

Berikut beberapa keunggulan dari restoran “COSTUME DISH MORO” ini:
1. Restoran ini menyediakan makanan-makanan dengan mutu serta kebersihannya yang terjamin dan juga rasa yang tidak hanya enak tetapi juga unik dan pastinya bergizi serta menjamin kehalalan makanannya. List menunya pun bervariasi dan tidak hanya menyediakan makanan-makanan terbaik dari Indonesia tetapi juga dari beberapa negara terpilih yang memiliki menu-menu unik seperti dari Jepang, Korea, Taiwan, China, Thailand, Eropa, Amerika, dan lain-lain.
2. Restoran ini mudah dijangkau oleh para pelanggan karena letaknya yang strategis berada di dekat pusat kota serta berada pada trayek angkutan umum untuk pelanggan yang tidak menggunakan kendaraan pribadi.
3. Meskipun restoran ini berada di dekat pusat kota, restoran ini juga akan mengusung konsep go green dengan menanami pepohonan di sekitar restoran juga menggunakan produk-produk pendukung restoran yang ramah lingkungan.
4. Pelanggan tidak hanya disuguhi oleh keunikan dekorasi ruangan serta seluruh staffnya yang mengenakan kostum, tetapi pelanggan juga dapat meminjam berbagai macam kostum (untuk semua umur dan segala ukuran) yang telah disediakan oleh pihak restoran dan dapat dipinjam secara gratis dengan syarat tertentu.
5. Pengunjung dapat mengambil foto bersama teman-teman, pasangan atau pun keluarga di beberapa spot cantik yang telah disediakan oleh pihak restoran (taman bunga, miniatur bangunan kota-kota tertentu atau icon kota tertentu di luar negeri, kebun organik, pemandangan alam, atau indoor studio yang berada di dalam restoran, dan lain-lain) mereka dapat menyewa jasa fotografer di restoran yang biayanya sudah termasuk untuk cetak foto atau bisa juga menggunakan kamera Polaroid yang disediakan restoran juga bisa menggunakan kamera ponsel sendiri yang tidak dipungut biaya. Jika memilih kamera Polaroid, pengunjung dapat menggantungkannya sebagai kenang-kenangan di photo hanger yang telah tersedia di pintu masuk dan beberapa tempat di restoran.
6. Restoran ini juga setiap minggu atau setiap bulannya akan mengadakan kompetisi untuk pelanggan (antar teman, pasangan, atau keluarga) yang berhadiah gratis foto bersama yang nantinya akan dicetak ke dalam sebuah album atau gratis mendapatkan satu buah baju unik dari tokoh-tokoh yang ada dan juga voucher makan.
7. Restoran ini menyediakan toko yang terletak dekat pintu masuk agar mudah dilihat dan dijangkau serta menarik para pelanggan. Toko ini menyediakan souvenir serta menjual berbagai macam kostum yang telah dikemas secara apik, rapi, dan menawarkan harga yang masuk akal sesuai dengan kostum yang terjamin mutunya.
V. ANALISIS SWOT
A. FAKTOR INTERNAL
KEKUATANü Restoran ini memiliki keunikan dari segi menu makanan dan konsep pelayanannya yang tidak ada di restoran-restoran lain.ü Restoran ini menjamin kualitas, rasa, nilai gizi, serta kepuasan pelanggan dan juga kehalalan makanannya karena restoran ini berdiri di negara yang memiliki mayoritas beragama Islam.
KELEMAHANTidak semua lidah orang Indonesia cocok dengan makanan asal negeri lain, sebab itu pihak restoran akan berusaha menyesuaikan beberapa menu yang bahannya dapat disesuaikan dengan lidah orang Indonesia.
B. FAKTOR EKSTERNAL
KEKUATANü Restoran ini didukung oleh beberapa komunitas pecinta cosplay dan kostum yang dapat membantu mempromosikan restoran ini.ü Restoran ini juga didukung oleh para pecinta kuliner unik yang juga tergabung dalam kaum netizen sehingga dapat membantu mempromosikan restoran melalui akses dunia maya yang tidak terbatas jangkauannya. Sehingga semua orang dapat mengakses info mengenai restoran kami.
KELEMAHANTidak semua orang menyukai cosplay dan tokoh-tokoh dari dunia dongen atau perfilman, bahkan banyak juga yang belum mengetahui soal tokoh-tokoh tersebut.
VI. RENCANA USAHA
Setelah mengamati perkembangan restoran dan pertambahan pelanggan serta meningkatnya penjualan baik dari menu dan juga kostum setelah ± satu tahun. Maka pihak restoran akan menambahkan beberapa strategi baru untuk mempertahankan kualitas dan kuantitas restoran dan meningkatkan pelayanan untuk kepuasan pelanggan serta penambahan laba bagi restoran.
Restoran juga akan bekerja sama dengan beberapa sponsor, produk-produk tertentu agar dapat terus mengembangkan restoran menjadi restoran terbaik untuk para pelanggan. Tidak dipungkiri untuk restoran membuka cabang di daerah atau kota-kota lain di Indonesia dan restoran berharap agar dapat go internasional dan membuka cabang di luar negeri. Disamping untuk meningkatkan penjualan juga sekaligus dapat “mempromosikan” kuliner Indonesia kepada negara lain.
VII. ANALISIS PASAR DAN PEMASARAN
A. TARGET PASARTarget pasar dari restoran ini adalah seluruh kalangan menengah ke atas.
B. PESAINGKarena makan adalah kebutuhan pokok manusia, maka tidak heran jika restoran “COSTUME DISH MORO” akan memiliki banyak pesaing. Tetapi adanya kehadiran pesaing justru membuat kami semakin terpacu untuk bersaing secara sehat dengan terus meningkatkan kualitas dan kuantitas restoran.
C. SASARAN PEMBELIRestoran ini menargetkan sasaran pembeli dari seluruh kalangan mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa.
D. STRATEGI PEMASARANStrategi pemasaran restoran “COSTUME DISH MORO” ini adalah:
1. Memasang iklan di banner, baliho, maupun melalui berita kuliner di televisi.
2. Memberikan selebaran kepada pelanggan yang berlalu lalang atau mendirikan stand di luar restoran.
3. Mengadakan acara tertentu seperti perlombaan makan yang berhadiah kostum atau voucher makan gratis.
4. Mengikuti gelaran kuliner yang diadakan oleh pemerintah maupun lembaga-lembaga tertentu.
5. Bekerjasama dengan netizen dan pecinta cosplay dan tokoh-tokoh kartun, film, dan lain-lain untuk mempromosikan kepada penggemar tokoh-tokoh tersebut untuk datang ke restoran (bisa juga dikatakan sebagai strategi dari mulut ke mulut).
6. Mendaftarkan restoran pada situs-situs pencarian restoran yang kian marak dan sedang booming di kalangan netizen dan masyarakat gadget. Misalnya pada Zomato.com, sebuah situs yang diciptakan untuk membantu orang menemukan dan menghubungkan dengan tempat makan terbaik di sekitar mereka. Sejenis dengan Zomato.com, ada juga situs dan beberapa aplikasi yang tersedia di Appstore atau Google Playstore lainnya seperti Abraresto.com, OpenRice.com, Makan di Mana, Qraved, MakanLuar.com, Food Panda, Klik-Eat.com, Raja-Makan.co.id, dan lain-lain.
7. Membuat situs khusus restoran sendiri dengan nama domain atau URLwww.CDMrestaurant.com untuk memudahkan pelanggan mencari tahu segala informasi mengenai restoran kami dan bisa juga untuk reservasi tempat. Untuk pemesanan makanan dapat juga melalui telepon. Kami juga akan ikut membaur bersama netizen melalui akun jejaring sosial facebook, twitter, dan instagram agar bisa lebih dekat dengan masyarakat gadget.
VIII. LANGKAH-LANGKAH PROMOSI
Berikut langkah-langkah promosi yang diusung oleh restoran“COSTUME DISH MORO” yaitu:
1. Mendirikan stand di luar restoran untuk mengadakan lomba makan yang berhadiah kostum atau voucher makan gratis.
2. Mendatangi acara-acara seperti J-culture dan lain-lain untuk mempromosikan secara langsung pada penggemar cosplay dan tokoh-tokoh kartun, film, dan lain-lain.
3. Memberikan diskon di hari-hari tertentu untuk para pelanggan.
4. Membuka penyewaan gedung restoran untuk acara-acara tertentu.
IX. ANALISIS OPERASIONAL
Apabila restoran “COSTUME DISH MORO” ini dapat menghasilkan laba yang lumayan bagus setelah ± dua tahun bisnis ini berjalan, maka restoran telah balik modal. Dan jika usaha ini terus berkembang dan dapat diterima oleh masyarakat luas maka restoran masih terus dapat bertahan dan hanya perlu mengembangkan ide-ide baru agar usaha ini terus berjalan dan tidak mengalami rugi.

Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan revolusi industri 4.0? Secara singkat, pengertian industri 4.0 adalah tren di dunia industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi cyber.
Pada industri 4.0, teknologi manufaktur sudah masuk pada tren otomatisasi dan pertukaran data. Hal tersebut mencakup sistem cyber-fisik, internet of things (IoT), komputasi awan, dan komputasi kognitif.
Tren ini telah mengubah banyak bidang kehidupan manusia, termasuk ekonomi, dunia kerja, bahkan gaya hidup manusia itu sendiri. Singkatnya, revolusi 4.0 menanamkan teknologi cerdas yang dapat terhubung dengan berbagai bidang kehidupan manusia.
Dikutip dari Wikipedia, revolusi industri 4.0 memiliki empat prinsip yang memungkinkan setiap perusahaan untuk mengidentifikasi dan mengimplementasikan berbagai skenario industri 4.0, diantaranya adalah:

Revolusi industri 4.0 akan membawa banyak perubahan dengan segala konsekuensinya, industri akan semakin kompak dan efisien. Namun ada pula risiko yang mungkin muncul, misalnya berkurangnya Sumber Daya Manusia karena digantikan oleh mesin atau robot.
Dunia saat ini memang tengah mencermati revolusi industri 4.0 ini secara saksama. Berjuta peluang ada di situ, tapi di sisi lain terdapat berjuta tantangan yang harus dihadapi.
Apa sesungguhnya revolusi industri 4.0? Prof. Klaus Martin Schwab, teknisi dan ekonom Jerman, yang juga pendiri dan Executive Chairman World Economic Forum, yang pertama kali memperkenalkannya. Dalam bukunya The Fourth Industrial Revolution (2017), ia menyebutkan bahwa saat ini kita berada pada awal sebuah revolusi yang secara fundamental mengubah cara hidup, bekerja dan berhubungan satu sama lain.
Perubahan itu sangat dramatis dan terjadi pada kecepatan eksponensial. Perubahan yang sangat berpengaruh dalam kehidupan di banding era revolusi industri sebelumnya. Pada revolusi Industri 1.0, tumbuhnya mekanisasi dan energi berbasis uap dan air menjadi penanda.
Tenaga manusia dan hewan digantikan oleh kemunculan mesin. Mesin uap pada abad ke-18 adalah salah satu pencapaian tertinggi. Revolusi 1.0 ini bisa meningkatkan perekonomian yang luar biasa. Sepanjang dua abad setelah revolusi industri pendapatan perkapita negara-negara di dunia meningkat enam kali lipat.
Revolusi Industri 2.0 perubahannya ditandai dengan berkembangnya energi listrik dan motor penggerak. Manufaktur dan produksi massal terjadi. Pesawat telepon, mobil, dan pesawat terbang menjadi contoh pencapaian tertinggi.
Perubahan cukup cepat terjadi pada revolusi Industri 3.0. Ditandai dengan tumbuhnya industri berbasis elektronika, teknologi informasi, serta otomatisasi. Teknologi digital dan internet mulai dikenal pada akhir era ini. Revolusi Industri 4.0 ditandai dengan berkembangnya Internet of/for Things, kehadirannya begitu cepat.
Banyak hal yang tak terpikirkan sebelumnya, tiba-tiba muncul dan menjadi inovasi baru, serta membuka lahan bisnis yang sangat besar. Munculnya transportasi dengan sistem ride-sharing seperti Go-jek, Uber, dan Grab. Kehadiran revolusi industri 4.0 memang menghadirkan usaha baru, lapangan kerja baru, profesi baru yang tak terpikirkan sebelumnya.

Ada beberapa pendapat para ahli tentang revolusi industri 4.0, yang pertama menurut Jobs Lost, Jobs Gained: Workforce Transitions in a Time of Automation, yang dirilis McKinsey Global Institute (Desember 2017), pada 2030 sebanyak 400 juta sampai 800 juta orang harus mencari pekerjaan baru, karena digantikan mesin.
Pendapat yang kedua, menurut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang P.S. Brodjonegoro, mempunyai pendapat yang sama dengan McKinsey & Co. Menurutnya, memasuki revolusi industri 4.0 Indonesia akan kehilangan 50 jutapeluang kerja.
Pendapat yang ketiga, menurut menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, sebaliknya. Revolusi industri 4.0 justru memberi kesempatan bagi Indonesia untuk berinovasi. Revolusi yang fokus pada pengembangan ekonomi digital dinilai menguntungkan bagi Indonesia. Pengembangan ekonomi digital adalah pasar dan bakat, dan Indonesia memiliki keduanya. Ia tidak sependapat bahwa revolusi industri 4.0 akan mengurangi tenaga kerja, sebaliknya malah meningkatkan efisiensi.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan meluncurkan program Making Indonesia 4.0 yang merupakan peta jalan (roadmap) terintegrasi dan kampanye untuk mengimplementasikan strategi menghadapi era revolusi industri ke-4 (Industry 4.0). Roadmap tersebut akan diluncurkan pada 4 April 2018.
Sebagai langkah awal dalam menjalankan Making Indonesia 4.0, terdapat lima industri yang menjadi fokus implementasi industri 4.0 di Indonesia, yaitu:
Lima industri ini merupakan tulang punggung, dan diharapkan membawa pengaruh yang besar dalam hal daya saing dan kontribusinya terhadap ekonomi Indonesia menuju 10 besar ekonomi dunia di 2030. Kelima sektor inilah yang akan menjadi contoh bagi penerapan industri 4.0, penciptaan lapangan kerja baru dan investasi baru berbasis teknologi.
Industri 4.0 di Indonesia akan menarik investasi luar negeri maupun domestik di Indonesia, karena industri di Indonesia lebih produktif dan sanggup bersaing dengan negara-negara lain, serta berusaha semakin baik yang disertai dengan peningkatan kemampuan tenaga kerja Indonesia dalam mengadopsi teknologi. Revolusi mental juga harus dijalankan, mulai dari mengubah mindset negatif dan ketakutan terhadap industri 4.0 yang akan mengurangi lapangan pekerjaan atau paradigma bahwa teknologi itu sulit.
Kita harus berusaha untuk terus-menerus meningkatkan kemampuan belajar, ketrampilan yang sesuai dengan kebutuhan era industri 4.0, sehingga kita akan mempunyai daya saing yang lebih kuat. Kita tentu berharap industri 4.0 tetap dalam kendali. Harus tercipta kesadaran bersama baik oleh pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat, bahwa perubahan besar dalam industri 4.0 adalah keniscayaan yang tidak bisa dihindari.
Dengan segala potensi yang ada kita harus menjadi pelaku aktif yang mendapat manfaat atas perubahan besar itu. Tantangan ke depan adalah meningkatkan skill tenaga kerja di Indonesia, mengingat 70% angkatan kerja adalah lulusan SMP. Pendidikan sekolah vokasi menjadi suatu keharusan agar tenaga kerja bisa langsung terserap ke industri.
Selain itu Pemerintah perlu meningkatkan porsi belanja riset baik melalui skema APBN atau memberikan insentif bagi Perguruan Tinggi dan perusahaan swasta. Saat ini porsi belanja riset Indonesia hanya 0,3% dari PDB di tahun 2016, sementara Malaysia 1,1% dan China sudah 2%. Belanja riset termasuk pendirian techno park di berbagai daerah sebagai pusat sekaligus pembelajaran bagi calon-calon wirausahawan di era revolusi industri 4.0.
Harapannya tingkat inovasi Indonesia yang saat ini berada diperingkat 87 dunia bisa terus meningkat sehingga lebih kompetitif di era transisi teknologi saat ini. Kesimpulannya revolusi industri 4.0 bukanlah suatu kejadian yang menakutkan, justru peluang makin luas terbuka bagi anak bangsa untuk berkontribusi terhadap perekonomian nasional.
Bidang industri merupakan bagian yang paling terpenting dan tidak dapat dilepaskan dari pertumbuhan dan perkembangan suatu negara. Hal tersebut disebabkan karena industri menjadi salah satu tolak ukur pertumbuhan ekonomi dimana kesejahteraan masyarakat menjadi indikatornya.
Negara-negara maju seperti Amerika, Jerman, Cina dan negara-negara lainnya dapat berdaya terhadap negara-negara berkembang karena mereka mempunyai perkembangan industri yang sangat pesat. Signifikansi perkembangan industri dapat dilihat dari mekanisme pasar suatu negara. Rata-rata negara berkembang untuk memenuhi kebutuhan barang-barang dalam negeri khususnya barang industri dari negara maju.
Dalam perkembangannya, bidang industri di dunia telah melewati beberapa fase. Fase pertama adalah revolusi industri jilid 1 ditandai dengan munculnya penemenuan mesin uap pada tahun 1784. Fase kedua pada akhir abad ke-19 ditandai dengan munculnya mesin-mesin industri bertenaga listrik. Kemudian fase selanjutnya pada tahun 1970 muncul penemuan baru yaitu otomasi manufaktur dengan teknologi komputerisasi.
Di abad 21 ini dunia telah masuk ke fase keempat yaitu adanya integrasi antara teknologi sensor, interkoneksi dan analisis data yang sering disebut revolusi industri jilid 4.
Revolusi industri 4.0 merupakan perubahan besar-besaran diberbagai bidang yang menghilangkan sekat antara kinerja manusia dengan kinerja mesin digital melalui sensor. Hal tersebut didasarkan pada pemenuhan kebutuhan, perkembangan ekonomi dan perkembangan teknologi yang sangat pesat.
Selain itu, kondisi antropologis dan sosiologis generasi milenial yang tidak bisa lepas dari alat-alat digital dalam pemenuhan kebutuhannya. Munculnya ide-ide kreatif dan disrupsi inovasi yang berorientasi pada pelayanan, prestis suatu barang, dan kegunaan suatu barang menjadi tujuan dari revolusi industri 4.0.
Menurut Kangermann dkk. (2013) industri 4.0 mempunyai pengertian integrasi Cyber Physical System (CPT) dengan Internet of Things & Service (IoT & IoS). CPT adalah sebuah sistem yang menjadi perpaduan antara dunia nyata dan dunia maya. Sistem yang memadukan kinerja fisik manusia dan dunia digital atau internet.

CPT lebih kepada proses efesiensi sumber daya sehingga memudahkan kinerja manusia. IoT adalah suatu kondisi yang menjadi efek dari berkembangnya dunia digital sehingga S informasi dapat didapat dengan mudah.
IoS merupakan aplikasi yang berfungsi sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan yang efektif dan efisien dalam membantu kinerja manusia dari proses produksi sampai proses marketing.
Industri 4.0 dalam proses produksi memungkinkan manusia menciptakan produk-produk yang berkualitas, mempunyai kuantitas tetapi dalam waktu yang singkat dengan bantuan pabrik digital.
Kemudian industri 4.0 ini mempunyai prinsip rancangan transparansi informasi sehingga memudahkan proses komunikasi dan marketing suatu produk. Dalam tahap ini, muncul juga istilah baru yaitu Integrated Marketing Communications yang berbasis cyber.
Perusahaan-perusahaan besar dewasa ini telah menerapkan sistem yang menjadi prinsip rancangan era industri 4.0. Di perusahaan besar tahap produksi sudah menggunakan rekayasa produk digital sehingga dalam pembuatan produk manusia hanya menjadi pengawas dan pengarah dalam sistem pabrik digital.
Revolusi industri 4.0 dapat menyentuh semua tahap, mulai dari tahap produksi, packaging, komunikasi dan marketing. Salah satu yang sudah berkembang di Indonesia adalah munculnya e-commerce.
Aplikasi jual beli online menjadi salah satu disrupsi inovasi di era industri 4.0. kemudian banyak perusahaan yang menggunakan cyber network untuk mengkomunikasikan produk-produknya. Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh infrastruktur dan kualitas SDM yang dapat menyesuaikan dengan perkembangan industri 4.0.
Dampak negatif dari industri 4.0 juga sebenarnya akan menjadi tantangan dalam perkembangan era ini. Resistensi mengenai demografi dan kultur dari masyarakat khususnya di negara berkembang akan memicu konflik sosial.
Dalam kajian Marxis kondisi ini dapat menimbulkan pertentangan antarkelas yaitu borjuis dan proletar atau dominasi kapitalis akan semakin menghegemoni sehingga kesenjangan terjadi. Hal tersebut dapat diatasi oleh peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan SOP yang jelas.
Halo readers! Kali ini saya akan mengangkat tema “Travel Digital di Millenial Era”. Sebelum membahas lebih lanjut, mari kita bahas dulu apakah yang dimaksud dengan travel digital dan apa hubungannya dengan milennial era.

Seperti yang kita ketahui, pada masa kini banyak sekali orang – orang, baik itu dari yang masih muda, dewasa bahkan yang sudah tua suka sekali melakukan perjalanan jauh atau bisa disebut dengan travelling. Mereka yang melakukan travelling biasanya memiliki tujuan masing-masing, contohnya seperti berlibur/holiday, ingin mencoba suasana baru dan melepas penat, untuk bisnis, bahkan untuk belajar dan memenuhi rasa ingin tahu mereka.

Dengan berkembangnya teknologi pada masa kini, tentunya dapat mempermudah berbagai hal, yang dapat ditemukan dan dicari melalui internet. Itu pun dapat mempermudah kita untuk mencari informasi mengenai Pariwisata dan pembelajaran lainnya.
Maka dari itu, dengan berkembangnya teknologi dan digital pada masa ini dapat mempermudah para kalangan untuk memperoleh informasi dan melakukan pemesanan/reservasi untuk melakukan perjalanan, travelling, maupun pemesanan hotel, ticket, dan yang lainnya.
Jadi, dengan adanya travel digital ini tentunya sangat membantu dan menghemat waktu dan biaya. Para travellers tidak perlu jauh-jauh datang ke travel untuk melakukan pemesanan dan booking, melainkan bisa melakukannya lewat internet.

Para pengembang usaha di bidang perjalanan/travel pun dapat dengan mudah melakukan promosi ke berbagai kalangan. Dalam melakukan pekerjaan mereka pun dapat dipermudah dengan adanya internet serta pengembangan teknologi dan digital.
Tentunya ini adalah hal yang positif bagi dunia pariwisata. Kita dapat memperkenalkan daya tarik wisata di daerah ke masyarakat dunia global, dan juga dapat semakin maju dalam industri maupun ekonomi di negara Indonesia kita ini.

Digital, tentu ada hubungannya dengan generasi millenial. Para generasi millenial muda pada masa ini seperti yang kita tahu tidak bisa lepas dari yang namanya “smartphone”. Apalagi, selagi masih muda, tentu sangat aktif dan pastinya suka sekali melakukan tantangan dan hal hal yang baru, contohnya seperti travelling adventure. Jadi tentunya Travel Digital di Millenial era ini bisa memberi dampak positif dan praktis, sesuai dengan karakter di kalangan millenial, yang tentunya sangat suka sekali mengeksplor hal hal baru dan melakukan perjalanan jauh nan panjang (Travelling)
Minat mereka pada Dunia Pariwisata pun semakin tinggi. Mereka pun bisa menjadi pelaku usaha untuk pengembangan di dunia pariwisata.
Dengan begitu, hal ini tentu membuat pariwisata Indonesia semakin maju dan terkenal hingga ke mancanegara. Hal ini tentunya harus ada kerja sama antara Pemerintah dengan Pelaku Usaha Pariwisata/ agen perjalanan (travel agent).
Pengalaman saya pun bisa dijadikan contoh. Pada masa dulu sebelum adanya internet, travel agent melakukan perhitungan perjalanan ke luar negeri melalui buku Passenger Air Tariff, dan World Wide untuk mencari jarak antar kota ke kota lain. Hal ini saya dapatkan di sekolah menengah sebelumnya. Tetapi, setelah melaksanakan Praktek Kerja Lapangan di salah satu Travel di Tuban, hal ini tentunya dapat dipermudah pengerjaannya. Contohnya seperti melakukan pemesanan tiket melalui sistem online Sabre/ Amadeus, dan juga melakukan reservasi dan booking hotel dan flight ticket melalui email.
Adapun banyak aplikasi travel digital pada masa ini. Contohnya Traveloka, PegiPegi.com, Agoda, Booking.com dan yang lainnya. Ini tidak terlepas dari para millenial yang suka sekali memakai teknologi dan digital.

Melakukan pemasaran pun semakin mudah dan mendunia dengan adanya Travel Digital di era generasi millenial pada masa kini. Bisa dibilang No Increasing, Affordable and Effective. Dan semua kalangan bisa mengetahuinya melalui internet atau sosial media.
Sekian itu dulu hal yang bisa saya sampaikan mengenai Travel Digital di Millenial Era, semoga bisa membantu dan bermanfaat bagi kita semua
This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.
You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.
Why do this?
The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.
To help you get started, here are a few questions:
You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.
Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.
When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.